Prosedur Dalam Transaksi Jual Beli Rumah

Ditulis oleh: -
Bisnis Online - Melakukan transaksi jual beli rumah rupanya memang tidaklah segampang transaksi jual beli kendaraan bermotor. Anda yang hendak menjual rumah maupun membeli rumah perlu mengikuti prosedurnya dan juga memenuhi beberapa persyaratan. Nah, berikut ini mari kita pahami bersama-sama prosedur dan juga syarat dalam melakukan transaksi jual beli rumah.

Jual Beli Rumah
Ilustrasi Jual Beli Rumah
1. Mengurus Sistem Administrasi
Bagi anda yang hendak menjual rumah, prosedur awal yang perlu anda tempuh adalah mengurus sistem administrasinya denga datang ke kantor Pejabat Pembuat Akte Tanah yang ada di daerah setempat. Melalui PPAT, sistem administrasi jual beli rumah anda akan dibantu.

2. Memberikan Sertifikat Rumah
Setelah itu anda perlu menyerahkan sertifikat rumah yang hendak dijual ke kantor PPAT. Nantinya kantor PPAT bakal membantu pengurusan jual beli rumah anda dengan mengirimkan sertifikat rumah tersebut kepada Badan Pertanahan Nasional guna memastikan rumah yang diperjualbelikan tersebut tidak sedang dalam keadaan sengketa hukum, blokir ataupun penyitaan.

3. Memberikan Berkas Penting Tambahan
Ada beberapa berkas penting tambahan yang perlu disiapkan juga. Antara lain adalah :
  • FC KTP dan KK suami istri apabila telah menikah
  • FC surat nikah apabila sudah menikah
  • FC NPWP
  • FC surat kematian apabila pemilik rumah telah meninggal
  • FC SK ahli waris yang dilegalisir apabila pemilik rumah sudah meninggal
  • Izn Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Denah rumah maupun beberapa surat keterangan lain yang ada kaitannya dengan rumah yang dijual.


4. Menandatangani akte jual beli rumah. Usai perlengkapan yang telah disebutkan diatas rampung terselesaikan, telah diperiksa dan juga sudah dinyatakan siap untuk dijual serta administrasi biaya pembuatan akte jual beli rumah juga sudah dilunasi, langkah yang selanjutnya ialah kedua belah pihak yaitu penjual rumah dan pembeli menyetujui transaksi jual beli rumah dengan menandatangani akte jual beli rumah. Setelah akte jual beli rumah ditandatangani, pihak pembeli rumah pun dapat menjalani proses balik nama sertifikat rumah dengan dibantu oleh PPAT. Proses balik nama ini sendiri tidaklah lain adalah mengganti nama pemilik rumah yang sebelumnya dengan nama pembeli rumah yang sekarang.

Itulah kurang lebihnya prosedur dalam transaksi jual beli rumah supaya aman serta baik pihak pembeli maupun menjual sama-sama diuntungkan juga.

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

0 comments "Prosedur Dalam Transaksi Jual Beli Rumah", Baca atau Masukkan Komentar